Penghapusan bertahap nomor REGON dan Konstitusi Bisnis

Melayani

Pada tanggal 30 April, Konstitusi Bisnis, yang juga dikenal sebagai undang-undang baru bagi pengusaha, mulai berlaku. Ini memperkenalkan banyak solusi baru, dan salah satunya adalah penghapusan bertahap nomor REGON sebagai nomor wajib untuk digunakan dalam kontak dengan beberapa kantor.

Apa itu REGON dan kapan didapatkan?

REGON adalah Daftar Ekonomi Nasional. Orang yang menjalankan bisnis dimasukkan ke dalamnya, jadi itu adalah nomor identifikasi pengusaha. Jika pengusaha terdaftar di National Court Register atau CEIDG, nomor REGON ditetapkan secara otomatis. Ketika entitas tidak terdaftar dalam catatan yang disebutkan di atas, mereka diminta untuk mengajukan aplikasi untuk pemberian nomor REGON sendiri.

Kapan nomor REGON akan dilikuidasi?

Hingga 30 April 2018, REGON menjadi nomor wajib. Konstitusi bisnis secara bertahap bergerak ke pengakuan NIP sebagai nomor dasar yang mengidentifikasi pengusaha.

Ketentuan mengenai NIP sebagai angka dasar dapat dilihat pada Art. 20 UU UU Kewirausahaan:

Pasal 20 (1) UU Pengusaha

Pengusaha diidentifikasi dalam daftar resmi berdasarkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Pada bagian selanjutnya dari artikel ini, kita membaca bahwa pengusaha harus menunjukkan NIP-nya dalam surat kepada kantor dan orang lain, sehingga ia tidak lagi wajib memberikan nomor REGON. Selain itu, ketika menangani kasus, otoritas dapat meminta pengusaha, untuk tujuan identifikasi, hanya memberikan perusahaan pengusaha dan NIP (nomor identifikasi pajak) - juga tidak disebutkan REGON.

Ketentuan tentang likuidasi REGON tidak dapat ditemukan secara langsung dalam ketentuan Konstitusi Bisnis, tetapi dalam undang-undang yang diubah olehnya. Diamandemen untuk menggantikan kewajiban pengusaha menggunakan nomor REGON untuk beberapa kantor, hanya untuk kepentingan NIP.

Perlu dicatat bahwa undang-undang tersebut memuat peraturan yang menghapuskan kewajiban penggunaan nomor REGON pada beberapa kantor, yang tidak sama dengan penghapusan nomor REGON. Oleh karena itu, dapat digunakan, tetapi Anda tidak harus - sejauh yang ditunjukkan dalam Konstitusi Bisnis, yaitu khususnya dalam kontak dengan kantor, misalnya saat mendaftarkan perusahaan.

Akan tetapi, perubahan tersebut tidak berlaku untuk semua perbuatan - dalam ketentuan lebih lanjut Undang-Undang Pengusahaan, kita dapat menemukan pasal yang mengatakan bahwa ketentuan Undang-Undang Pengusaha tidak melanggar ketentuan undang-undang lainnya. Artinya jika dalam undang-undang, peraturan, dan lain-lain tidak ada ketentuan tentang tidak adanya kewajiban penggunaan nomor REGON, yaitu kata tersebut belum dihapus dari ketentuan tertentu - nomor REGON untuk kegiatan tersebut adalah wajib, misalnya ketika menyimpan daftar tanah dan hipotek.

Perubahan lebih lanjut dalam penggunaan nomor REGON oleh pengusaha akan menjadi subjek rancangan undang-undang berikutnya.